GAME ENGINE
Game engine itu sendiri pada dasarnya adalah sebuah perangkat lunak atau bisa berdiri sebagai library yang dapat digunakan untuk membuat game. Adapun fungsi-fungsi dasar yang ada di dalam game engine bisa dilihat pada daftar di bawah ini:
• rendering baik 2D maupun 3D (bisa salah satu atau bisa keduanya)
• physics engine
• pengatur audio
• cripting
• pengatur dan penampilan animasi
• networking dan streaming data
• pengaturan memori
• pengaturan grafis
Seberapa Pentingkah GAME ENGINE?
Bagi pengembang game, game engine memegang peranan penting karena fungsionalitas yang disediakan di dalamnya. Analoginya jika di dalam pembuatan roti, maka game engine itu adalah mesinnya. Jadi kita dalam membuat roti tidak harus membuatnya dari nol, adapun fungsi-fungsi dasar dan penting sudah ditangani oleh mesin (game engine) tersebut.Penggunaan game engine yang tepat akan mempermudah dan mempercepat proses produksi. Maka akan bijaksana bila pemilihan dan penggunaan game engine yang tepat menyesuaikan skala game yang dibuat. Setiap game engine juga memiliki kompleksitasnya masing-masing, sehingga perlu dipertimbangkan apakah semua fitur yang disediakan di dalamnya akan digunakan semua atau tidak dalam game yang akan dibuat.
SCENE GRAPH
Scene adalah suatu
teknik pengelolaan data atau struktur data yang biasanya dipakai pada suatu
aplikasi rekayasa grafis berbasis vektor dan pemodelan tiga dimensi baik itu
untuk keperluan video game ataupun yang lainnya dengan menggunakan konsep graf
berarah dan pohon m-ary. Beberapa program yang menggunakan Scene Graph ini
adalah AutoCad, Adobe Illustrator, Corel Draw, dll. Pengertian teoritis dari
Scene Graph ini sebenarnya tidak jelas atau kabur dikarenakan para programmer
yang menggunakan Scene Graph pada sebuah aplikasi hanya mengambil prinsip
dasarnya lalu mengimplementasikannya pada aplikasi tersebut sesuai fungsi dari
aplikasi tersebut.
Konsep scene graph adalah inti dari Java 3D. Scene graph adalah diagram yang merepresentasikan geometri, material, dan pencahayaan. Scene graph dimulai dari akar dunia virtual dan berisi transformasi dan geometri untuk mendefinisikan objek di dunia virtual. Secara garis besar, ada tiga langkah dasar untuk membuat objek 3D, yaitu:
• Menciptakan objek canvas 3D
• Menghubungkan objek Canvas3D ke objek BranchGroup yang menunjuk root dari scene graph
• Menciptakan sebuah scene graph
OGRE 3D
OGRE (Object-Oriented Graphics Rendering Engine) adalah engine yang object oriented & flexible 3D rendering pada game yang ditulis dalam bahasa C++ serta didesain untuk mampu men-developer dengan intuitif & mudah kepada aplikasi produksi dengan menggunakan utility hardware-accelerated 3D graphic. Gambaran abstraknya OGRE menggunakan sistem lilbrary seperti Direct3D & OpenGL, serta menyediakan sebuah dasar interface di dunia objek dan class object yang lebih tinggi.
OGRE hanyalah rendering engine. Seperti pada game lainnya, hanya saja OGRE pada umumnya hanya sebagai raphic rendering. Dengan kata lain fitur OGRE hanya khusus menangani vector & matrix classes, memory handling, dan lain-lain. Ini bukanlah salah satu dari semua solusi dalam istilah game development / simulasi, OGRE tidak menyediakan audio / physics support.
UNITY
Unity 3D adalah sebuah salah satu game engine terbaik yang dikembangkan oleh unity, Technologies dan bersifat cross-platfrom, artinya anda dapat membuat serta merilis game ketika kita ke berbagai platfrom terkenal, seperti Windows, Linux, Mac OS, Android, iOS, PS3, PS4, Xbox One, dan lain-lain. Dengan Unity, anda dapat membuat game sesuai keinginan, misalnya 2D dan 3D
GAME MAKER
GameMaker adalah dirancang untuk memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengembangkan video game tanpa harus belajar yang kompleks bahasa pemrograman seperti C++ atau Java melalui kepemilikan drag dan drop sistem.[5][6] ikon-ikon Ini merupakan tindakan-tindakan yang akan terjadi dalam permainan, seperti gerakan, dasar menggambar, dan sederhana struktur kontrol. Hal ini juga memungkinkan untuk membuat custom "action perpustakaan" Perpustakaan Maker. Game Maker Language (GML) adalah primer diartikan bahasa scripting yang digunakan dalam GameMaker, yang biasanya secara signifikan lebih lambat daripada yang dihimpun bahasa seperti C++ atau Delphi.[7] Hal ini digunakan untuk lebih meningkatkan dan mengendalikan desain permainan melalui lebih konvensional pemrograman, sebagai lawan untuk drag dan drop sistem.
PROCESSING
Processing merupakan perangkat lunak open source yang menyediakan bahasa pemrograman dan lingkungan pemrograman bagi orang-orang yang ingin membuat program pengolahan citra, animasi dan suara. Processing digunakan dalam berbagai tahap seperti: belajar, membuat prototype sampai pasda tahap produksi. Processing dibuat dengan tujuan untuk memberikan fasilitas belajar pemrograman computer dalam konteks visual.Salah satunya adalah pembuatan game pong.Pada tahun 1970,game pong untuk satu pemain menggunakan Bahasa pemrograman berbasis processing.Dimana teknik permainannya, paddle berada di sisi kanan dan bola memantul secara horizontal. Jika bola mengenai paddle maka bola akan memantul terus ke sisi lain tapi jka bola melewati paddle dan ke sisi kanan maka permainan selesai. Paddle digerakkan menggunakan tombol pada keyboard yaitu key UP untuk bergerak ke atas dan key DOWN untuk bergerak ke bawah.
Source :
https://wenythepooh.wordpress.com/2011/02/27/ogre-object-oriented-graphics-rendering-engine/
https://id.wikipedia.org/wiki/Game_Maker
https://www.unisbank.ac.id/v2/berita-fti/mengenal-unity-3d-game-engine-beserta-kelebihan-dan-kekurangannya/
https://ariusman.id/grafika-komputer-tutorial-game-pong-dengan-processing/
Komentar
Posting Komentar